1. Akumulator
Bila seorang anak setiap hari menabungkan sisa uang jajanya didalam sebuah "Kotak celengan" maka kota celengan tersebut merupakan sebuah akumulator uang yang terdapat didalamnya terus bertambah setiap anak memasukan uangnya, uang yang dimasukan si anak tersebut merupakan nilai dari suatu proses sehingga dapat dikatakan, kounter merupakan akumulator khusus yang pertambahan nilainya selalu/sama, sedangkan akumulator pertambangan nilainya dapat satu atau bukan satu.
Bila seorang anak setiap hari menabungkan sisa uang jajanya didalam sebuah "Kotak celengan" maka kota celengan tersebut merupakan sebuah akumulator uang yang terdapat didalamnya terus bertambah setiap anak memasukan uangnya, uang yang dimasukan si anak tersebut merupakan nilai dari suatu proses sehingga dapat dikatakan, kounter merupakan akumulator khusus yang pertambahan nilainya selalu/sama, sedangkan akumulator pertambangan nilainya dapat satu atau bukan satu.
2. Akumulator kondisi khusus
Lembaga pendidikan komputer triguna mempunyai empat jurusan pendidikan diploma yaitu :
Jurusan Sekertaris (PSM). Komputer-Akuntansi (PAKA), Komputer Bisnis manajemen (PAT), Programmer (PAK). Data sudah direkam dalam disk.
tiap record berisi :
Jurusan (JR)
Nama Siswa (NAMA)
Jumlah Angsuran (ANGSURAN)
Jumlah siswa PSM =........orang Jumlah angsuranya= Rp..............
Jumlah siswa PAKA =....... orang Jumlah angsuranya= Rp..............
Jumlah siswa PAT =........orang Jumlah angsuranya= Rp..............
Jumlah siswa PAK =........orang Jumlah angsuranya= Rp..............
Proses :
- Setiap data dibaca dan dicetak dengan nomor urut dimulai dari satu
- Setiap halaman mempunyai header dan terdiri dari 25baris
- pada akhir record cetaklah
-Jumlah siswa jurusan PSM dan Jumlah angsuran Jurusan PSM
-Jumlah siswa jurusan PAKA dan Jumlah angsuran Jurusan PAKA
-Jumlah siswa jurusan PAT dan Jumlah angsuran Jurusan PAT
-Jumlah siswa jurusan PAK dan Jumlah angsuran Jurusan PAK
Bentuk Flowchartnya :
Sekian Info dari saya semoga ilmu yang saya berikan bermamfaat - Nantikan Artikel-artikel Selanjutnya.





0 comments:
Post a Comment